Cecilia Bella, d'next Miss Universe

visit!! this blog is to share all that i have to you

Rabu, Januari 28, 2009

gadis-gadis ATKP MAkassar

Aku punya kisah tentang keperkasaan itu

Kisahnya berawal dari..................................

membagi kisah ini sangatlah penting








Tapi aku belum siap menyampaikannya sekarang
aku janji saat itu pasti datang,,,aku janji tak akan lama




so, tunggu kisahku itu yaaaaaa....

tanks u 4 visiting my blog

Narkotika dan Obat-obat Terlarang

A. Pengertian Penyalahgunaan Narkotika dan Obat

Penyalahgunaan dalam bahasa asingnya disebut ”Abuse”, yaitu memakai hak miliknya yang bukan pada tempatnya. Dapat juga diartikan salah pakai atau misuse, yaitu sesuatu yang tidak sesuai fungsinya. Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obat (drug abuse) artinya mempergunakan Narkotika atau obat bukan untuk tujuan pengobatan, tetapi fungsi obat Narkotika adalah untuk menyembuhkan orang sakit dan bukan untuk dipergunakan oleh orang yang tidak sakit.

Menurut Undang-undang Nomor 9 Tahun 1976 tentang Narkotika, penyalahgunaan Narkotika yaitu :

a. Mempergunakan Narkotika untuk kepentingan diluar pengobatan dan ilmu

pengetahuan secara tanpa hak.

b. Penyalahgunaan Narkotika adalah merupakan perbuatan yang dilarang dan ada sanksi hukumnya (tindak pidana).

Secara garis besar bentuk-bentuk kejahatan dan penyalahgunaan Narkotika itu ialah:

1. Secara tanpa hak menanam, memelihara, mempunyai dalam persediaan, memiliki, menyimpan atau menguasai tanaman PAPAVER, tanaman COCA atau tanaman GANJA.

2. Secara tanpa hak memproduksi, mengolah, mengekstrasikan, mengkonversi, meracik atau menyediakan Narkotika.

3. Secara tanpa hak memiliki, menyimpan untuk memiliki atau untuk persediaan atau untuk menguasai Narkotika.

4. Secara tanpa hak membawa, mengirim, mengangkut atau mentransito Narkotika.

5. Secara tanpa hak mengimpor, mengekspor, menawarkan untuk dijual, menyalurkan, menjual, membeli, meyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam menjual belikan atau menukar Narkotika.

6. Secara tanpa hak mengguanakan Narkotika terhadap orang lain atau memberikan Narkotika untuk digunakan orang lain.

7. Secara tanpa hak menggunakan Narkotika bagi dirinya sendiri.

8. Penggunaan dan pemberian Narkotika oleh dokter bukan untuk pengobatan.

B. Jenis-Jenis Narkotika dan Obat-obatan Terlarang

Narkotika dapat dibagi dalam 3(tiga) golongan, yaitu :

1. Narkotika Alam

2. Narkotika Sintetis/Synthetis

3. Psikotropika

Narkotika alam

Narkotika alam adalah narkotika yang beraal dari tumbuh-tumbuhan yang

pengolahannya masih sangat sederhana.

Yang tergolong Narkotika Alam antara lain :

1. Ganja

Istilah ganja di Indonesia dikenal berasal dari Hindustan, karena tumbuh-tumbuhan tsb disana bernama ganja. Tanaman ganja secara botanika dikenal dengan nama Cannabis Sativa yang termasuk tumbuh-tumbuhan keluarga Urticaceae (nettle plants) atau keluarga Moraceae (munberry plants). Ia mempunyai batang, tnagkai, daun, kembang dan buah. Pohonnya cukup rimbun dan tumbuh subur di daerah tropis, dapat ditanam dan dapat pula tumbuh secara liar di semak belukar.

Bentuk-bentuk ganja dapat dibagi pada lima(5) bentuk yaitu :

a. Berbentuk rokok lintingan disebut reefer.

b. Berbentuk campuran, dicampur tembakau untuk rokok.

c. Berbentuk campuran daun, tangkai, dan biji untuk rokok.

d. Berbentuk bubuk dan dammar yang dapat dihisap melalui hidung.

e. Berbentuk Damar Hasish berwarna coklat kehitam-hitaman seperti makjum.

Ganja mengandung alkaloid THC yaitu Tetrehydrocannabinol, suatu zat yang mempunyai khasiat tertentu dan berbahaya bila dipergunakan sembarangan. Zat ini paling banyak terdapat dari tangkai, daun dan bunga ganja.

2. Candu

Candu adalah sumber utama dari pada benda-benda Narkotika Alamiah, karena dari candulah morphine, heroin, codein dan thebaine diproduksi. Candu adalah getah dari tanaman Papaver somniferum atau nama lainnya seperti Opium-Poppy, Papaver Nigrum dan Pavot Somnifere. Papaver somniferum adalah merupakan jenis tanaman keras, ia dapat ditanam dan dapat dipelihara diperkebunan, daunnya lebar,tangkainya besar, berbunga serta buahnya berbentuk bulat telur dari buah inilah didapatkan getah yang berwarna putih yang kemudian membeku yang merupakan bahan mentah candu, bahan candu ini merupakan sumber utama dari pembuatan berbagai jenis obat-obat Narkotika. Namun tanaman jenis Papaver somniferum ini tidak ada di Indonesia dan tidak diperbolehkan ditanam dan dipelihara, oleh karenanya pohon candu tsb tidak banyak dikenal oleh masyarakat.

Pada ilmu kedokteran, candu digunakan untuk mengurangi rasa sakit karena luka, untuk menyembuhkan disentri dan diare, serta untuk obat batuk, orang yang menghisap candu (madat) pada umumnya orang yang sudah tua sakit-sakitan seperti menderita TBC, Asma, Maag untuk menghilangkan keluhan-keluhan dari penyakit mereka.

Jenis-jenis candu illegal dan bagian-bagian lainnya yang beredar di pasaran gelap ialah sebagai berikut :

a. Candu mentah

b. Candu masak

c. Basis morphine

d. Garam morphine

e. Heroin mentah

f. Heroin No.3

g. Heroin No.4

h. Dalam kenyataan candu dapat juga dibagi dalam tiga jenis yaitu Raw-Opium(bahan mentah candu untuk pembuatan morphine, codein, ihebain, dan heroin;berwarna coklat tua, rasanya pahit, bersifat kenyal/elastis, dengan bau yang tidak enak), Crude-opium(candu mentah yang bekum selesai diolah), Smoking-opium(candu yang khusus untuk rokok).

3. Morphine dan Heroin

Seorang berkebangsaan Jerman bernama Serturner, telah berhasil menemukan

“Alkaloid Candu”, suatu zat candu yang diberi nama Morphine, Codein, Papaverine. Kemudian pada abad ke 19 penggunaan alkaloid tsb mulai tersebar luas, terutama di dalam dunia ilmu kedokteran dan pengobatan. Kemudian pada tahun 1870, para ahli kimia dari Perusahaan Farmasi Bayer Jerman, menemukan bahan pengganti yang mereka temukan ini kemudian diberi nama “Heroin”.

a. Morphine

Morphine adalah suatu elemen yang sangat aktif, yang bahan bakunya berasal dari candu dengan dibuat melalui suatu proses kimiawi yang berfungsi sebagai bahan obat penenang dan obat untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri. Bentuk-bentuk morphine yang diperdagangkan adalah :

1. Cairan berwarna putih yang disimpan dalam ampul atau botol dan

pemakaiannya dengan menginjeksi.

2. Bubuk/serbuk berwarna putih seperti bubuk kapur/tepung, mudah

larut dalam air dan bentuk bubuk inilah yang banyak disalahgunakan

pemakaiannya dengan cara diinjeksikan, merokok, mencampurnya

dalam minuman dan kadang-kadang dengan menyileti bagian tubuh

pecandu.

3. Tablet kecil berwarna putih dan pemakaiannya dengan menelan.

4. Balok segi empat.

b. Heroin

Dasar morphine yang merupakan produk lanjutan dari candu dapat diproses lagi menjadi garam morphine yang bersifat larut dalam air dengan pamanasan dan penyulingan menjadi heroin (proses acefylasi). Benda-benda Narkotika khususnya yang bahannya dibuat dari heroin, khasiatnya serta kekuatannya akan lebih besar dari pada produk candu. Sesungguhnya heroin tidaklah memiliki nilai medis yang dipergunakan untuk pengobatan, tetapi semata-mata dipergunakan untuk kesenangan yang pada hakekatnya adalah penyiksaan diri si pemakainya. Pemakaian yang kronis akan mengakibatkan timbulnya ketergantungan baik secara mental maupun fisik yang menimbulkan pula sifat toleransi pada bahan tsb. Akibat yang sangat fatal ialah bila pemakainya melebihi dosis atau dicampur dengan barang-barang palsu misalnya kapur, tawas, serbuk gips, dsb yang akan mengakibatkan kematian.

Sindikat penyelundupan heroin Internasional tidak segan-segan melakukan praktek-praktek sadis&kejam diluar perikemanusiaan untuk dapat menyelundupkan sejumlah heroin dari Colombia ke Amerika Serikat maupun Negara-negara lain yang menjadi Pasaran Narkotika terbesar di dunia. Praktek-praktek tersebut adalah :

1. Seorang wanita dipaksa menelam heroin dalam kondom-kondom

dan disuruh terbang dari Brazilia ke Amerika Serikat, tenyata salah satu kondom heroin itu pecah dalam perutnya lalu ia mati dalam

keadaan mengenasakan.

2. Seorang pegawai Travel biro di Argentina diculik dan disuntik

dengan heroin dalam lambungnya kemidian dikirim ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah, yang dalam ususnya terdapat berkantong-kantong plastic berisi heroin. Orang tersebut disuntik mati dan perutnya dibendel untuk mengambil kantong-kantong heroin tersebut.

3. Seorang dokter Amerika di Mexico dipaksa membawa 2kg heroin

dalam tasnya setelah menculik anak laki-lakinya dan akan dibunuh bila dokter tsb menolak permintaan tsb untuk menyelundupkan heroin ke Amerika. Ketika dokter tsb berhasil menyelundupkan heroin tsb ke Amerika, maka anak lelakinya dikirim pila ke alamat orang tuanya di Amerika dalam keadaan sudah menjadi mayat. Isi perutnya sudah dikeluarkan agar dapat memuat heroin untuk diselundupkan. Sepucuk surat yang mengantarkan mayat anaknya berbunyi :

“Terima kasih atas bantuan anda berdua. Bukankah kami tidak menjanjikan bahwa anak anda akan dikembalikan dalam keadaan hidup?”

4. Cocaine

Cocaine adalah jenis obat perangsang yang bahan-bahannya berasal dari daun coca yaitu Erythroxylon coca. Pohon tersebut kebanyakan ditanam dan tumbuh di dataran tinggi Andes Amerika Selatan khususnya di Peru dan Bolivia, daunnya berwarna hijau kekuning-kuningan dan amat subur pertumbuhannya. Sebelum diolah dalam Laboratorium, daun-daunnya dikeringkan diterik matahari seperti menjemur padi atau kopra sebelum digiling.Ada beberapa macam bentk dan warna Cocaine yang biasa didapat pada perdagangan gelap ialah :

a. Cairan, berwarna putih atau tanpa warna.

b. Kristal, berwarnaputih seperti damar (getah perca)

c. Bubuk, berwarna putih seperti tepung

d. Tablet, berwarna putih

Disamping mrphina, heroin, maka cocaine juga sering diselundupkan ke negara lain melalui paket atau surat pos dengan bungkus plastik dan kadang-kadang disegel rapi. Cara pemakaiannya adalah dengan menginjeksi untuk membantu anesthesi local dalam pembedahan pada mata, hidung, dan tenggorokam,serta mencium.

Narkotika Synthetis

Narkotika synthetis adalah jenis obat-obatan yang diperoleh dari suatu proses kimia yang berlanjut di laboratorium dengan menggunakan bahan baku berasal dari Morphine, Cocaine, atau dari turunan Morphine lainnya sehingga menghasilkan suatu produk baru yang mempunyai efek sama dengan morphine.

Yang termasuk narkotika synthetis adalah Methadone dan Mepheridine/ Pethidine.

Psikotropika

Adalah bukan narkotika, tetapi memiliki eek sama dengan Narkotika, yaitu :

1. Sebagai Stimulat

Stimulat adalah golongan obat-obatan yang bersifat menimbulkan rangsangan

yang sangat efektif pada otak atau lebih dikenal dengan nama obat perangsang. Ada beberapa jenis tanaman yang dipergunakan untuk obat perangsang dalam kehidupan sehari-hari misalnya : kopi, teh, cola nodoz, dan beberapa jenis lainnya yang bersifat non-synthetis seperti cocaine dan nicotine yaitu berbagai jenis tembakau yang dapat menimbulkan penyakit pada paru-paru atau kanker yang banyak terkandung dalam rokok. Jadi meninggalkan merokok adalah baik, karena pintu gerbang penyalahgunaan narkotika adalah dengan jalan merokok. Jenis-jenis stimulat yang penting dan synthetis ialah :

a. Amphetamine,

Amphetamine yang sudah diolah dari segi medis memiliki kegunaan :

1. Untuk menghilangkan rasa lelah

2. Untuk menambah nafsu makan

3. Untuk mengilangkan depresi ringan

4. Untuk mencegah serta menghilangkan rasa shock pembedahan

5. Untuk menjaga kestabilan tekanan darah waktu pembedahan

6. Untuk obat narkolepsi

7. Untuk mengurangi kegemukan

8. Untuk pengobatan kelainan tingkah laku

9. Untuk membangkitkan semangat kerja

10. Untuk pengobatan karena obat depresi

Namun apabila amphetamine digunakan secara teru-menerus tanpa petunjuk dokter maka akibatnya akan merusak sel-sel otak dan syaraf, mudah panik, mudah kena infeksi, kekurangan gizi, dan menjadi gila.

b. Antidepressant

Ciri utama antidepressant adalah ia mempunyai kemampuan untuk

merubah keadaan/ mood dan dapat merehabilitasi keadaan yang depresi. Apabila obat-obatan ini disalahgunakan, maka akan menimbulkan gangguan seperti : 1. Kapala sakit dan pusing-pusing

2. Rusaknya fungsi hati dan akan menderita sakit lever

3. Menimbulkan kecanduan dan ketergantungan

2. Sebagai Depressant

Depressant adalah golongan obat-obatan yang pemakaiannya dapat menyebabkan timbulnya depresi pada diri pemakainya, obat ini bekerja mempengaruhi otak dan syaraf sentral sehingga aktivitasnya akan terpengaruhi.

Istilah popular untuk jenis obat-obatan ini adalah obat tidur atau obat penenang.Golongan obat depressant yaitu:

a. Alkohol

b. Barbiturates

c. Inhallnt

d. Methaqualone

Bahaya pemakaian obat tidur dengan tidak sepengetahuan atau petunjuk dokter akan mengakibatkan:

1. Ketergantungan secara fisik

2. Menimbulkan toleransi dengan penambahan dosis untuk efek yang sama

3. Dapat merusak sel-sel syaraf dan bagian otak

4. Akan mengakibatkan kematian bila over dosis

3. Sebagai Hallucinogen

Hallucinogen adalah jenis-jenis obat atau zat yang bila digunakan akan

menyebabkan timbulnya halusinasi(khayalan atau penghayatan semu dalam benak, sehingga apa yang dilihat tidaklah sesuai dengan bentuk dan ruang yang sebenarnya), obat ini bekerja mempengaruhi otak dan syaraf . Beberapa jenis Hallusinogen ialah:

a. L.S.D.

b. D.M.T.

c. D.O.M (STP)

d. P.C.P.

e. Mescaline

C. Tahap-tahap Penyalahgunaan Narkotika

Berdasarkan beberapa penelitian, lebih dari 80% pecandu mulai menggunakan Narkotika pada usia 12-15 tahun atau para remaja. Remaja yang tengah mengalami masa pubertas, masa pertumbuhan ego, dan masa pencariaan identitas diri memiliki kecenderungan untuk mencoba hal-hal baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, terlebih dengan adanya rasa ingin tahu yang besar, tuntutan pekerjaan/profesi, keinginan agar diterima oleh kelompok dan untuk mendapat perhatiaan lebih dari orang sekitarnya semakin mendorong remaja melakukan penyalahgunaan Narkotika baik narkoba, rokok, pengunaan jarum suntik secara berganti-gantian dan tidak steril untuk mengkonsumsi narkotika.

Tahap-tahap kecanduaan ialah:

a. User = Pengguna

Ditandai dengan pemakaian sekali-kali, coba-coba, tanpa masalah yang berarti. Semua aspek kehidupan masih normal-normal saja. Kebanyakan pecandu mulai menggunakan drugs/narkoba pada usia antara 12-15 tahun.

b. Abuser = Penyalahguna

Ditandai dengan pamakaian sudah menimbulkan masalah. Pemakaian mulai rutin sehingga sebagian aspek kehidupan mulai terganggu.

c. Addict = Pecandu

Ditandai dengan pemakaian yang sangat bermasalah. Pemakaian sudah setiap hari. Semua aspek kehidupan rusak. Hidup untuk pakai dan pakai untuk hidup begitulah prinsip pecandu yang telah sangat kecanduaan pada Narkotika. Pada tahap ini, narkotika telah meyerang fisik, mental, emosional dan spiritual yang diikuti dengan obsesi fisik. Pola pikir pecandu pun telah “dicuci” oleh Narkotika, mereka jadi memiliki pola pikir Hidup untuk pakai&pakai untuk hidup(apapun demi memakai), melakukan pembenaran diri(merasionalkan pemakaian), menyalahkan orang lain, mudah emosi dan menyangkal masalah ketergantungan

d. Kecanduan = Adiksi

Kecanduan atau adiksi adalah penggunaan zat ataupun obat secara kompulsif untuk alasan non-medis ditandai dengan rasa menagih untuk menggunakan zat yang mengubah suasana hati dan bukan untuk menghilangkan rasa sakit. Adiksi tidak pandang bulu, semua orang mempunyai kemungkinan yang sama bisa terinfeksi virus adiksi. Oleh karena itu kita harus memiliki prinsip bahwa adiksi adalah penyakit menular, berbahaya dan bersifat progresif yang bisa dipulihkan.

e. Gejala-gejala putus obat (SAKAW) serta obsesi mental dan emosional (KRAKAU/SUGESTI)

Gejala putus zat pada seseorang yang sudah menunjukkan ketergantungan fisik terhadap zat adiktif tertentu, ia akan membutuhkan zat tersebut hanya untuk dapat berfungsi secara normal yang mengakibatkan tubuh bereaksi. Diantara reaksi fisik yang terjadi adalah muntah-muntah, gemetaran/kejang-kejang, sakit kepala yang hebat, keringatan/panas-dingin, sulit tidur, paranoid, emosi meningkat dan berhalusinasi. Reaksi putus obat dapat dihilangkan dengan kembali menggunakan zat tersebut atau penggantinya.

D. Dampak-dampak Penyalahgunaan Narkotika

a. Dampak-dampak penyalahgunaan Heroin

1. Pemakaian heroin dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan kecanduan yang mendalam dan ketergantungan fisik dari penyalahgunaan yang komplusif.

2. Menyebabkan bekas mengerikan pada pembuluh darah, infeksi bakteri pada pembuluh darah dan katup jantung, abses, infeksi aringan lunak lainnya, dan penyakit hati dan ginjal.

3. Reaksi imun pada fase kecanduan atau kontaminasi lainnya dapat menyebabkan radang sendi dan masalah rematik lainnya.

4. Opiat dapat merubah tangkai otak yang mengendalikan fungsi otot dan menekan pernafasan, merubah system limbic yang berguna untuk mengendalikan perasaan dan rasa kesenangan yang berlebihan serta memblokir “pesan-pesan” rasa sakit yang dikirimkan oleh tubuh pada tulang belakang.

b. Dampak-dampak penyalahgunaan Obat perangsang (stimunat)

1. Bahan-bahan bereaksi dengan neurotransmitter membuat pengguna menjadi lebih waspada, sadar, aktif, gelisah, dan kurang istirahat.

2. Energi kimia yang berlebihan akan meningkatkan detak jantung, energi otot, membuat kita tetap terjaga.

c. Dampak-dampak penyalahgunaan Kokain

1. Kokain tidak hanya sebagai srimulat tetapi juga sebagai satu-satunya pembius lokal yang alami. Hal itu juga menyebabkan kekebalan pada saluran pernafasan ketika dimasukkan ke seorang pasien, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan detak jantung, menyebabkan nafas terengah-engah, penegangan otot, menyebabkan rasa gelisah, dan mendorong pelepasan energi kimia dalam jumlah yang relative banyak yang pada akhirnya menghabiskan supply energi ke bagian tubuh lainnya sehingga tubuh kita akan menjadi lemah.

d. Dampak-dampak penyalahgunaan Shabu-shabu

1. Shabu-shabu memiliki efek yang sangat kuat pada jaringan saraf. Penggunanya akan menjadi tergantung secara mental pada zat ini dan pemakaian yang lama dapat menyebabkan peradangan pada otot hati atau bahkan kematian. Efek yang ditimbulkan oleh penggunaan shabu-shabu antara lain penurunan berat badan, impotensi, sawan yang parah, halusinasi, kerusakan hati dan ginjal, kerusakan jantung, stroke, dan kematian.

e. Dampak-dampak penyalahgunaan Ganja

1. Penggunaan ganja bisa menyababkan ketergantungan fisik, menurunnya semangat hidup, impotensi, kerusakan pada alat reproduksi, kanker dan penyakit pernafasan.

2. Dosis rendah dalam mengkonsumsi ganja dapat menimbulkan euphoria, berkurangnya rasa malu, menurunnya konsentrasi, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan detak jantung, serta mata merah.

3. Dosis tnggi dalam mengkonsumsi ganja dapat menyebabkan kebingungan, kegelisahan, halusinasi, lepas dari kenyataan, rasa gembira yang berlebihan, dan kepanikan.

f. Dampak-dampak penyalahgunaan ekstasi dan alkohol

1. Dampak langsung dapat berupa lonjakan diikuti perasaan tenang ketergantungan secara fisik, kekerasan dan tindakan yang berhubungan dengan perilaku yang tempramental.

2. Rasa segan menghilang, ada peningkatan rasa percaya diri dan harga diri, dan bisa membaiknya kepercayaan serta hubungan terhadap teman.

3. Mulut dan tenggorokan menjadi kering, rahang kaku terkunci, peningkatan kecepatan denyut jantung dan tekanan darah, pelemahan otot, hilang ingatan, kerusakan janin pada ibu hamil, tukak di lambung.

E. Undang-undang yang Menjadi Landasan Pemberantasan Narkotika di Indonesia

a. Undang-undang Republik Indonesia No.9 tahun 1960.

b. Undang-undang Republik Indonesia No.13 tahun 1961 tentang Peraturan Menteri

Kesehatan terhadap pemberantasan Narkotika.

c. Undang-undang Republik Indonesia No.15 tahun 1961 tentang Kemtibmas.

d. Instruksi Presiden Republik Indonesia No.6 tahun 1971.

e. Undang-undang Republik Indonesia No.8 tahun 1976 tentang Narkotika.

f. Undang-undang Republik Indonesia No.9 tahun 1976.

g. Undang-undang Republik Indonesia No.20 tahun 1982.

Interprative summation of Princess Hoursive



Princess Hours is film which told a story about The Crown prince of South Korea Lui Xin who must merry with Shin Chai Jung. Shin Chai Jung is an Ordinary girl suddenly changed into a princess who merry with the Crown prince Xin according contract which have been made by their grandfather. That agreement was containing if both of grandchild have adult and for get perform monarchic crown, crown prince must marry with Shin Chai Jung for get Perform Monarchic crown, finally they were marry although both of them did not loving each other. Coincidence, Chai Jung and Xin were schoolmates. But the household among Crown prince Xin and Chai Jung was not glad, Xin did still love his former girlfriend Hiorin and Chai Jung also have best friend in her class Yul who actually love him and Xin’s cousin.

One day, in the palace circulated news and amicable photos of Xin and Hiorin in Thailand which propagated by Queen of Royalty and also Yul’s mother who wish to drop Xin of his occupation to make Yul became King replace Xin. For weaken that bad news in order did not spread over, Mother of Palace and empress planed perform a first night for Xin and Chai Jung, with conceitedly plan finally the first night was hold. Xin and Chai Jung obliged sleep on the tight mattress at one bedroom which is locked. In there seeds love among Xin and Chai Jung began and they ware have time to smooching each other. Xin the morning, in and Chai Jung out from their bedroom, Chai Jung suddenly went to her palace in there they meet with Yul, he wished to ensure that didn’t happened something between Xin and Chai Jong.Then he embraced Chai Jung, when that Xin came then he draw Chai Jung of embrace of Yul. In the mother of palace’s palace, the lady in waiting of palace report mentioned occurrence of The first night to the Mother of palace and Queen, they suspect the first night procession have done well.

In their school, Yul meet Hiorin for narrated the Xin and Chai Jung’s first night procession, Hiorin felt very sad. In Chai Jung’s class, three Chai Jung’s best friend discuss bad gossip among Xin and Hiorin, they later planed for admonish Hiorin. Chai Jung saw then helped Hiorin for stand up but she parry it and went for receive telephone which informing that Hiorin’s mother was ill and taken care in Hospital. She immediately went to Hospital, Chai Jung follow him and very sad, too. Chai Jung went to her palace, she find amicable photos of Xin and Hiorin in Thailand and felt very sad again. Yul who saw that thing felt very worried at Chai Jung, he later invite Chai Jung went to music studio and dreamland, in there Chai Jung’s sorrow little convalesce. Yul saw that Chai Jung felt better, later he invites Chai Jung for went to the palace, but she refuse and concealed for walked around the city for Yul. Then, Yul returned to the palace without Chai Jung.

Until evening, Chai Jung not came yet. Xin felt very worried at she, he tried for looked for by asked Yul. Yul didn’t inform to Xin, and then both of them searched Chai Jung in anyways. Finally, Yul fended Chai Jung in the place which they always practice castanets, in also fended Chai Jung and Yul in the place from the TV monitors of the Palace. Then, Xin hastily went to that place, he wants brought Chai Jung back to her palace and also wants to admonish Yul for didn’t disturb his wife. Xin felt unappreciated as husband of Chai Jung by Yul, he disappointed and angry then he beaded Yul and forced Chai Jung went to her palace. When they in the pinus forest, Chai Jung set mind to alight from Xin’s car. Chai Jung said that she have tired experience life which so torturing him in the palace, she wish divorce by Xin and hope if they were break up they wont meet each other again because that divorce made she very sad. Xin parry it, he conscious that he have loved her and ask Chai Jung for didn’t left him, but Chai Jung refuse and decide for went by Xin. Then Xin embrace Chai Jung, he said that he wish to continue his life with Chai Jung together again and didn’t divorce. In the Palace, Mother of palace show its brand baby clothes for Xin and Chai Jung’s child to the Xin’s mother, she said that she very wish a grandchild suddenly.


Tomorrow morning, circulated news about Hited Xin to Yul.All the palace content very surprised knew it; they felt very angry by Xin and would punish him. Then, they discuss the best way to parry the news about hited of Xin with Yul. They decided delegated Xin and Chai Jung to attend in formal invitation of France Embassy. Heard that, Chai Jung did more preparation, she wants looked well than before with play hula hope, but Xin felt that it is very funny. Finally, Xin went with Chai Jung to the celebration.

In the celebration, many journalists have waited Xin and Chai Jung. They want asked Xin about Xin’s hited to Yul and also asked Xin to kiss Chai Jung in front of public was be headline news in the newspaper tomorrow morning.Then,Xin kiss Chai Jung cheek. Tomorrow morning, Chai Jung show the newspaper which made their amicable photo in the first page(headline) to Xin, Xin felt very happy but Chai Jung felt very shame saw that photo. Finally, Xin got trust from the public again. But in the Palace restaurant, Yul’s mother meet with Hiorin, they discuss about their first love because Hiorin felt very depressed since Xin got merry by Chai Jung and he can not forget Xin and still love him. The Mother of Palace saw the amicable photo of Xin and Chai Jung in the newspaper, she felt very happy and wants made a lunch feast to celebrate to the return trust from the public to the Xin. In the lunch feast, the Mother of Palace ask Yul, did he have a candidate would be his wife. Yul answered that he has a candidate would be his wife but he did not said who is the girl to another. Xin and Chai Jung knew that the candidate who Yul is means was Chai Jung, Xin felt very angry but Chai Jung felt very nervous. Suddenly, Chai Jung cries without intended she have bitten her tongue when she has eaten. Then her mother in law of Chai Jung asked her lady in waiting palace for took medicine, but Xin offer for took it. Immediately, Yul took some ice and put down it in his handkerchief. Then he asked Chai Jung for bitted the handkerchief which has been entered by some ice for lessen felt pain. All the palace content felt very surprised at what have been Yul do to Chai Jung, once again Yul made Xin angry with him. After have lunch, all the palace content got photos together and they talked each other. Xin’s father talked with Yul’s mother and Xin’s mother fetl jealous, and then she talked with Yul she would remember him that Chai Jung was his cousin’s wife and disturb him to correlate to near by Chai Jung. When Xin’s mother talked with Yul, Chai Jung came near Xin who being stand up alone, Chai Jung said that she would saw the sunrise. Then Xin calls his secretary to reservation the accommodation for him and his wife holiday and saw the sunrise. Chai Jung very surprised she did not believe that her husband was very care and love him. Finally they went to spent holiday in the beach together.

Based on: the Korean TV Series

“Princess Hours”

Episode 13, 14, 15

Jumat, Januari 23, 2009

Cerpen: Kemanakah Dia?

Di sebuah Sekolah Menegah Atas Santa Cicilia,adamah karena terlalu sibuk dengan urusan bisnis.Hal ini membuat Evita kurang kasih sayang seorang gadis lugu bernama Evita Arlita Bella.Ia adalah putri tunggal salah seorang pengusaha sukses yang terkaya dan terpandang di Negara ini.Orang tuanya sangat jarang berada di rudan perhatian dari kedua orang tuanya.Tak heran jika ia tumbuh menjadi gadis yang pendiam,pemalu dan juga sangat tertutup,berbeda dengan kabanyakan teman sekolahnya atau remaja seusianya.Di kalangan teman-teman kelas,sekolah maupun para guru,Evita dikenal sebagai gadis yang mempunyai kebiasaan unik yaitu ia selalu membawa tas merah kecil kemana pun ia pergi,ke kantin ia membawanya,pada saat belajar ia selalu memegang erat tas kecil tersebut bahkan pada saat jam olahraga ia tak pernah lupa untuk membawa tas merah kecil kesayangannya itu.

Siang hari saat pulang sekolah,teman-teman Evita dibuat keheranan.Untuk pertama kalinya,mereka menemukan tas merah kecil milik Evita berada di atas mejanya,tetapi mereka tidak melihat Evita membawanya atau berada di kursinya.Lalu timbullah rasa penasaran pada seluruh teman sekelas Evita,
Eh..Evita kemana kok tumben tasnya ditinggal di sini?” Tanya Irsal,ketua kelas Evita kepada Catherin,teman sebangku Evita.
“Aku juga ga’ tahu tadi sih aku lihat dia masih bawa tasnya ini ke kantin bareng aku dan Liza”,jawab Catherin.
“Tapi waktu kita mo ke kelas Evita sempet nerima telepon dari seseorang,ya ga’ Cat?”Tanya Liza.
“Oh…iya aku ingat sekarang.Benar apa yang dikatakan Liza,tadi Evita dapat telepon dari seseorang terus dia pamit ke aku untuk pergi sebentar karena ada sesuatu yang akan ia lakukan tapi dia ga’ bilang tuh mau kemana?Tadi dia juga minta tolong aku untuk meminta izin Pak Steven,trus dia ke kelas kayaknya sih ngambil sesuatu gitu deh!”Jelas Catherin pada Irsal.
“Apa mungkin waktu dia mo pergi,dia lupa bawa tas kecil ini?”Tanya Irsal pada Catherin dan Liza sambil mengangkat tas merah milik Evita.
“Ah masa!Evita bukan tipe orang teledor dan pelupa apalagi sama tas merah kesayangannya ini,dia pasti ga’ bakal lupa!”Tutur Catherin.
“Lantas kenapa tas ini bisa ada di sini sedangkan Evita sejak tadi ga’ kelihatan juga,kira-kira dia kemana?”Tanya Irsal pada semua teman-teman sekelasnya.”Teman-teman apa kalian ada yang melihat Evita setelah jam istirahat kedua tadi?”Lanjut Irsal
“Ga aku ga lihat dia!”Sorak seluruh siswa kelas X.1 tersebut.
“Trus kita harus gimana?Sekarang Evita pergi tapi dia meninggalkan tas merah kesayangannya di kelas.Ini aneh banget kan? Soalnya kita semua tahu bahwa Evita sangat menyayangi tasnya ini,dia juga ga’pernah lupa membawa tas ini kemana pun dia pergi ,tapi kenapa sekarang tas ini ada di atas meja Evita tapi Evitanya ga’ ada?”Irsal meminta saran dari seluruh teman sekelasnya sebab ia telah merasa putus asa dan sangat khawatir pada Evita.
“Gini aja,sekarang kita pulang.Besok kita lihat Evita masuk kelas atau ga’,kalo sampai besok dia ga’ masuk dan ga’ ada kabar sama sekali tentang dia,baru kita lapor guru/wali kelas,gimana?”Usul Helen,seorang teman Evita.
“Ok! Aku setuju dengan usulmu Helen dan untuk sementara aku titip tas ini ke kamu ya Cat? Tapi besok jangan lupa dibawa,sapa tahu Evita datang trus nyari tas kesayangannya ini! Sekalian setelah pulang sekolah kamu telepon ke rumah Evita,sapa tahu dia sudah ada dirumah!”Peritah Irsal sambil menyerahkan tas milik Evita pada Catherin.
“Ok deh! Aku khawatir banget sama Evita nih!”Jawab Catherin.
“Kita semua juga! Tapi sekarang kita ga’ boleh panik dan khawatir berlebihan.Semoga Evita baik-baik aja dan besok kita bisa ketemu dia lagi.Sudah sekarang kita pulang saja!”Usul Andre.
“Ya…ya ayo sekarang kita pulang!”Sorak seluruh siswa.

Dua hari kemudian, Evita belum juga datang ke sekolah.Semua teman-teman Evita semakin cemas dan khawatir pada keadaan dan keberadaannya,terutama Catherin teman sebangku Evita yang sangat merindukan Evita kembali.Apalagi ketika ia menelpon ke rumah Evita,Evita belum kunjung pulang sejak pergi ke sekolah tiga hari yang lalu. Hal ini makin membuat Catherin dan seluruh teman-teman Evita cemas.
“Sal,gimana nih,sampe hari Evita belum juga masuk sekolah,aku khawatir sesuatu terjadi padanya?”Tanya Catherin pada Irsal yang tengah menikmati hamburger kesukaannya pada jam istirahat.
“Kamu dah coba telepon ke rumahnya?Kata orang rumah Evita dia kemana?”Irsal kembali bertanya.
“Tadi dan kemarin aku dah telepon ke rumahnya tapi katanya dia belum pulang sejak pulang sekolah.Evita juga ga’ pamit mo kemana setelah pulang sekolah dan pembantunya bilang kalo sampe sekarang Evita belum juga kasih kabar.Aku jadi makin khawatir sama dia.Ayo Sal apa yang harus kita lakukan?”Tanya Catherin
“Coba kita tanya guru piket sapa tahu ada surat sakit atau izin dari Evita” Ajak Irsal.

Irsal dan Catherin bergegas menuju ruang piket ia bertemu dengan seorang guru piket yang tengah bertugas hari itu.
“Selamat siang Pak Christian!Apa ada surat dari keluarga Evita murid kelas X.1.”Tanya Irsal pada Pak Christian,guru piket.
“ Tidak ada,Nak!Memangnya sejak kapan dia tidak masuk?”Tanya Pak Christian.
“Sudah sejak tiga hari yang lalu,tepatnya pada jam terakhir hari Senin.Dan ketika ia pergi ia hanya meninggalkan tas merah kesayangannya ini,padahal biasanya ia selalu membawanya kemanapun ia pergi.”Jawab Catherin.
“Kami sudah mencoba mencari baik di sekitar sekolah maupun menelpon ke rumahnya.Tapi ia tidak kami temukan keberadaannya sampai hari ini.Makanya kami menemui bapak kalau-kalau Evita mengirimkan surat sakit ataupun surat izin ke sekolah.”Jelas Irsal.
“Kalian sudah pernah mencoba membuka tas itu?Siapa tahu ada petunjuk tentang keberadaan Evita sekarang.”Pak Christian kembali bertanya.
“Tidak,Pak!Sebab kami tahu betul bahwa Evita sangat menyayangi tas ini,ia akan sangat marah apabila kami membuka atau sekedar memegangnya.”Jawab Catherin dan Irsal.
“Berhubung kita tidak mendapatkan kabar apapun lebih baik sekarang kita menghubungi BP,kita serahkan masalah ini agar BP yang mencarikan jalan keluarnya.Mari ikuti saya!”Usul Pak Christian.

Irsal dan Catherin ditemani Pak Christian menuju ruang BP.Pak Christian menjelaskan masalah mengenai Evita.
“Saya akan mencoba menghubungi orang tua Evita.Silakan kalian tunggu sebentar”Jawab Ibu Deby,petugas BP SMA Santa Cicilia.
“Tapi orang tua Evita sekarang tengah berada di Jepang untuk urusan bisnis.”Jawab Catherin.
“Lalu di rumah Evita apakah ada orang lain?”Lanjut Bu Deby.
“Ya,kemarin Catherin telah menelpon ke rumah Evita.Di sana hanya ada pembantu dan supir Evita.”Jawab Irsal.
“Baiklah saya akan menghubungi pembantu Evita.”Kata Ibu Deby.
Bu Deby menelpon rumah Evita,beliau sempat berdialog cukup lama dengan pembantu rumah Evita.Beberapa saat kemudian Ibu Deby menghampiri Irsal,Catherin dan Pak Christian.
“Menurut pembantu rumah Evita,Evita tidak meninta izin untuk pergi ke suatu tempat sebelum ia meninggalkan rumah.Sampai hari ini juga ia tidak pernah memberi kabar.Pembantunya telah berusaha menghubungi seluruh teman dan sanak keluarga tetapi tidak menemukannya.Saya juga telah meminta agar Mbak Rini pembantu Evita,memberitahukan hal ini kepada orang tua Evita di Jepang.Ia berjanji akan memberikan kabar secepatnya kepada sekolah apabila ada perkembangan tentang keberadaan Evita.”Terang Bu Deby.
“Sekarang lebih baik kalian kembali ke kelas!Saya dan Bu Deby akan melaporkan hal ini kapada Bapak Kepala Sekolah.”Perintah Pak Christian.

Irsal dan Catherin bergegas menuju kelas mereka untuk mengikuti pelajaran berikutnya.Di kelas teman-teman Evita juga sangat khawatir dan panik,namun Irsal tetap berusaha menenangkan teman-tamannya agar masalah tidak semakin berlarut-larut.Sedangkan Pak Christian dan Bu Deby segera melaporkan kejadian itu kepada kepala sekolah.Setelah menceritakan perihal hilangnya Evita,Pak Alexander,Kepala Sekolah SMA Santa Cicilia menyarankan agar pihak BP beserta Wali kelas untuk membuka isi tas kesayangan Evita disaksikan oleh kepala sekolah,ketua kelas serta sahabat Evita segera.Hal ini dimaksudkan untuk mencari petunjuk atau bukti-bukti yang menerangkan keberadaan Evita.Segera Bu Deby menghubungi wali kelas X.1 yaitu Pak Steven,Irsal dan Catherin sebagai saksi untuk membuka tabir rahasia di dalam tas merah kesayangan Evita.Tak beberapa saat berselang,Pak Christian mengabarkan bahwa orang tua Evita sedang menunggu sambungan telepon kepada kepala sekolah.Kepala sekolah menerima telepon dari orang tua Evita dan mengabarkan bahwa Evita telah tiga hari tidak masuk sekolah dan tidak ada berita sama sekali,Pak Alex juga meminta izin untuk membuka tas kesayangan Evita guna mencari keterangan atau petunjuk tentang keberadaan Evita sekarang.”Pak Christian kembali bertanya.
keberadaan Evita.Ayah Evita mengijinkan dan akan berusaha untuk mencari keberadaan putri kesayangannya itu.

Setelah mendapatkan izin dari orang tua Evita,Pak Alex segera meminta Catherin membuka tas merah Evita.Catherin sempat ragu untuk membuka tas merah Evita,sebab ia tahu sahabatnya sangat tidak senang apabila ada orang lain yang membuka tas kesayangannya itu.Akhirnya dengan perasaan takut dan penuh penasaran Catherin membuka tas merah Evita.Ia membuka dan menemukan sebuah buku agenda kecil,sebuah kalung yang berliontin dua buah cincin pernikahan orang tua Evita dan sebuah foto keluarga saat Evita masih kecil.Dalam agenda Evita ada tertulis sebuah untaian perasaan sehari sebelum Evita menghilang.Catatan itu bertuliskan:
“Mama,papa aku ingin kalian ada di sini bersamaku…Besok kalian janji untuk pulang.Kalian janji untuk mengajakku berwisata ke rumah yang pernah kita tinggali saat aku kecil.Aku sangat rindu kalian dan saat-saat kebersamaan kita itu terulang kembali…Lusa adalah hari ulang tahun pernikahan papa dan mama,aku ingin bersama papa dan mama biar se..detik saja.Jika seandainya mama dan papa tahu,aku tak menginginkan semua kemewahan jika aku harus kehilangan kalian bersamaku.Ma..pa..yang aku butuhkan bukan barang mewah dan kekayaan tapi aku butuh kasih sayang papa dan mama.Besok aku akan pergi ke Bandung,rumah kita dulu.Aku tidak akan pulang sebelum kalian datang..Jadi Ma..Pa aku tunggu kalian datang dan tolong jangan katakan “Sorry honey!mama and papa are busy now.We can’t go home now,may be next week we are have free time.We promise will come for you but its not now!”Kalian tahu aku sangat benci mendengar kata-kata itu.Tapi mengapa kalian selalu mengatakan hal itu dan mementingkan pekerjaan dibanding aku,Evita putri tunggal kalian???????????Aku tak tahu!!!”

Berdasarkan catatan itu,Pak Alex segera menghubungi pembantu Evita untuk menanyakan alamat rumah Evita di Bandung.Sedangkan Pak Steven segera mengirim e-mail kepada orang tua Evita di Jepang guna memberi tahukan pesan yang Evita tuliskan pada buku agenda dalam tasnya.Pak Steven meminta agar kedua orang tua Evita segera kembali ke Indonesia dan menemui Evita di rumahnya di Bandung.Pak Alex mendapat alamat rumah itu.Beliau kemudian memerintahkan Pak Steven,Bu Deby,Irsal dan Catherin untuk menemui Evita di Bandung bersama dengan pembantu Evita diantar supir Evita.

Setelah menempuh perjalanan kira-kira satu jam dari Bogor ke Bandung,akhirnya rombongan tiba di rumah di mana Evita berada.Memang benar,mereka menemukan Evita yang tengah merenung dan menunggu kedatangan orang tuanya.Catherin berlari dan memeluk Evita sahabatnya yang sangat ia rindukan,segera setelah melihat Evita.
“Vit,akhirnya kita bisa nemui kamu!Aku kangen ma kamu.Aku tahu kamu kangen banget sama mama dan papamu tapi kamu ga boleh ngehindar dan melarikan diri gini,kita semua kan jadi khawatir ma kamu!”Kata Catherin pada Evita yang nampak terkejut melihat kedatangan Catherin,Irsal,Pak Steven,Bu Deby,Mbak Rini(pembantunya) dan Mang Jana(Supir) ke villa itu.
“Dari mana kalian tahu aku disini?Mengapa kalian yang datang,bukan orang tuaku?Padahal aku sudah menunggu mereka sejak tiga hari yang lalu.”Tanya Evita.
“Pertama-tama kami mohon maaf telah membuka tas merah kesayanganmu.Di dalamnya kami menemukan sebuah agenda dan membaca isinya.Berdasarkan catatan Evita di agenda itu kami mengetahui bahwa Evita saat ini Evita tengah berada di sini.Segera setelah mengetahui hal ini kami dari pihak sekolah segera menghubungi Mbak Rini dan Pak Doni Bella di Jepang.Pak Doni berpesan bahwa beliau beserta ibu akan datang hari ini juga jam 19.00.Mereka benar-benar meminta maaf atas kejadian ini,mereka meminta maaf telah membatalkan janji mereka kepada Evita.”Jelas Pak Steven.
“Vit,boleh ga’ aku bertanya sesuatu padamu?”Tanya Irsal pada Evita.
“Tentu!Ada apa sih?”Evita balik bertanya pada Irsal.
“Begini!Kemaren aku dan teman-teman sekelas heran banget.Kamu pergi tapi kok tas merah kesayanganmu ini tertinggal di kelas?Padahal kami semua tahu kamu tidak pernah lupa untuk membawa tas ini.”Tanya Irsal.
“Oh…itu karena aku dapet telepon dari assisten papaku waktu aku,Catherin dan Liza dari kantin mo ke kelas.Dia mengabarkan bahwa papaku sudah sampai di Singapura.Jadi aku buru-buru ke kelas ngambil kado yang spesial aku beliin buat papa dan mama sebagai ucapan terima kasih karena mereka telah menyempatkan waktu untuk pulang dan ketemu aku,sekaligus sebagai kado ultah pernikahan mereka.Karena papa dan mamaku mau pulang aku jadi excited banget sampai-sampai aku kelupaan bawa tas kesayanganku ini.Tapi begitu sampai di bandara,aku pikir papa dan mama sudah sampai tapi malah assisten papaku telepon lagi,dia bilang papa dan mama ga jadi terbang ke Jakarta.Katanya mereka ada urusan di kantor yang harus di selesaikan hari itu juga.Jadi waktu di Singapura,papa dan mama langsung beli tiket balik ke Jepang dan semua rencana kita ditunda.Tapi aku ga tahu ditunda sampai kapan.Kalian tahukan gimana perasaanku waktu itu? Aku benci papa dan mama,mereka lebih mementingkan kerjaan daripada berlibur bersamaku. Trus aku mutusin langsung ke sini sendiri.”Terang Evita
“Evita anakku!Ibu tahu kamu begitu merindukan kedua orang tuamu.Kamu merasa kamu selalu di kesampingkan dari perhatian mereka.Tapi sebenarnya mereka tidak bermaksud demikian.Pada awalnya mereka tidak menyadari kalau kamu telah menjadi seorang remaja yang cantik.Mereka tidak sadar kalau kamu juga sudah bisa menyatakan dan mengungkapkan keinginan dan menentukan pilihan.Sekarang mereka menyadari bahwa selama ini mereka memang telah meninggalkanmu terlalu jauh.Mereka berjanji tidak akan mementingkan pekerjaan diatas kebahagiaan putri tunggal yang sangat mereka cintai.Ingatlah!Tidak semua masalah bisa diselesaikan secara cepat,semua butuh proses termasuk sikap dan perhatian papa dan mama Evita.Mungkin dulu mereka berpikir kalau hanya uang dan kemewahan yang membuat Evita bahagia,tapi percaya pada ibu sekarang mereka telah berubah.Jadi lain kali Evita tidak boleh melakukan hal ini lagi.Kalau ada masalah Evita kan bisa cerita dengan ibu,ya nak!Kamu mau memaafkan orang tuamu kan?Ayolah nak!Tuhan pernah berjanji barang siapa memafkan dengan tulus ia akan dibuatkan rumah berhias permata di Surga.”Pesan Ibu Deby lembut sambil memeluk Evita.
“Evita menyesal melakukan hal ini.Tapi Evita kecewa pada papa dan mama.Mereka tidak pernah menyempatkan untuk bersama Evita,bahkan saat Evita sedang sakit sekalipun.Mereka hanya memberikan hadiah-hadiah dan bukan kasih sayang seperti yang Evita harapkan.Makanya Evita sangat marah dan kecewa.Kini Evita tahu walau mereka tidak bersama Evita mereka tetap sayang Evita!Evita mau memaafkan papa dan mama!”Tutur Evita sambil meneteskan air mata seraya memeluk Catherin dan Bu Deby.

Tak disangka orang tua Evita talah datang,mereka mendengar apa yang baru saja Evita katakan.Mereka sangat menyesal telah menelantarkan Evita.Keduanya segera memeluk Evita.Ketiganya saling berpelukan dan menangis seraya merasa haru.Semua yang ada di ruang itu menjadi sangat terenyuh dan haru.
Setelah itu,Catherin,Irsal,Pak Steven dan Bu Deby memohon pamit untuk kembali ke Bogor.
“Selamat berlibur ya,Vit!Tapi jangan lama-lama temen-temen dah pada kangen ma kamu.Kita tunggu di kelas ya!”Ejek Irsal pada Evita sebelum memasuki mobil untuk kembali ke Bogor.

Akhirnya Evita dapat bertemu dan berlibur bersama kedua orang tuanya selama tiga hari.Hari Senin pagi,Evita sudah masuk sekolah.Ketika sampai di sekolah ia ternyata mendapat banyak ucapan selamat dan perhatian dari teman-teman yang begitu merindukannya.Kini Evita tahu bahwa masih ada banyak orang yang begitu menyayangi dan perhatian terhadapnya.Teman-teman tahukan bahwa orang tua kita sangat sayang kapada kita,meskipun terkadang kita sering tidak menyadarinya.Dan ingatlah juga bahwa masih banyak orang yang juga sangat peduli dan perhatian kepada kita. Jadi sayangilah orang tua,keluarga,teman dan orang-orang yang ada di sekitar kita ya!


***Sekian***


Cerpen : Kemanakah Dia?
Karya : Cesilia L.K. Bella
Tanggal : 15-18 Desember 2006

ANTARA AKU, DIA DAN ORANG TUAKU

“Tika, Tika tunggu sebentar ada yang ingin aku katakan!”, Aku mendengar suara Andin memanggilku saat aku tengah berjalan menginggalkan sekolah.

Ada apa?”, Tanyaku pada Andin setelah ku hentikan langkahku.

“ Bisakah aku bercerita sesuatu hal yang sangat rahasia dan pribadi padamu?”, Tanya Andin padaku lagi.

“ Tentu.”

Aku putuskan untuk mendengarkan cerita Andin dan tidak bergegas pulang ke rumah. Dari sorot matanya yang sayu, Andin sepertinya tengah berada dalam kebimbangan. Ia tidak pernah terlihat kacau seperti hari ini. Apakah yang terjadi padanya?

Andin adalah sahabatku sejak SD, beberapa hari yang lalu dia mengikuti Olimpiade Sains Nasional. Setelah pulang dari mengikuti olimpiade, Andin pernah bercerita bahwa ia mengenal sesorang pria bernama Deny Saputra Haryunda, dia peserta olimpiade yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Ketika mengikuti olimpiade mereka sering bersama, tidak heran jika Andin, sahabatku, memiliki perasaan khusus padanya. Andin beberapa kali melihat Deny yang tersipu malu memandangnya. Akhirnya ia pun tergoda untuk mengartikan senyum Deny sebagai senyuman yang lain. Tetapi kebersamaan mereka harus berakhir ketika seluruh rangkaian acara pada perhelatan Olimpiade Sains Nasional berakhir. Deny harus pulang ke Padang sedangkan Andin juga harus pulang ke Jogyakarta. Rasa sedih menggelayut di hati mereka, Andin merasa sangat kecewa, ia belum tahu apa maksud senyuman Deny padanya sebelum ia berpisah dengan Deny. Untungnya mereka tetap saling berkomunikasi meskipun hanya melalui telepon, sms, maupun e-mail.

“Kemarin aku mendapatkan sms ini”, Cerita Andin dengan sedikit malu dan takut.

Aku membaca sms Deny yang disodorkan padaku, aku mulai membacanya dengan seksama sambil ku curi pandanganku pada Andin yang duduk di sampingku. “Memangnya ada apa? Bukankah kamu hanya diminta untuk menjawab iya atau tidak.” Kataku untuk menenangkan hatinya.

Aku lihat Andin semakin bingung, nafasnya terengah-engah dan tangannya yang menggengam semakin kuat menggenggam tanganku.

“ Tika, apa yang harus ku lakukan? Hal ini baru pertama kali terjadi dalam hidupku.” Jawab Andin kebingungan

“ Apa yang ada dihatimu, itulah jawabannya?”

“ Itulah yang membuatku bingung.” Jawab Andin

“ Lantas?”

“Aku ingin sekali mengatakan iya, tetapi aku takut mengecewakan kedua orang tuaku.”

Apa yang harus aku lakukan sekarang, air mata Andin mulai menetes. Aku tidak sanggup melihatnya gamang seperti ini. Aku memandangnya dan memeluknya agar dia sedikit lebih tenang. Di dalam pelukanku ia semakin dalam bersedih.

“ Tenangkanlah dulu hatimu sebelum kau memutuskan sesuatu!”

Aku biarkan Andin menagis di pelukanku selama beberapa lama hingga ia mulai merasa lebih baik. Tetapi setelah itu, ia kemudian berlari pulang tanpa menjelaskan bagaimana cara terbaik menyelesaikan masalahnya ini.

Malam harinya, Andin mengirimiku sebuah pesan singkat. Ia meminta maaf karena telah meninggalkanku tadi siang. Ia juga bercerita bahwa ia telah menerima cinta Deny dan mulai sore tadi mereka resmi berpacaran. Hatiku mulai tenang, sahabatku telah menemukan kembali kecerian yang selama ini ia miliki. Aku kemudian membalas pesannya sambil memberikan ucapan selamat. Tetapi ia kembali membuatku cemas, Andin menelponku sambil menangis. Ia mengatakan bahwa ia terpaksa menerima cinta Deny tanpa memberitahukan hal tersebut pada kedua orang tua dan kakak-kakaknya. Mereka sepakat untuk menjalin cinta secara diam-diam, ternyata Deny juga belum berani menceritakan masalahnya itu pada kedua orang tuanya.

Hari-hari berlalu, Andin dan Deny masih menjalin hubungan asmara secara diam-diam, meskipun keduanya tampak sangat bahagia. Hari itu, aku lihat Andin kembali murung, aku tanya apa sebabnya. Ia bercerita bahwa ia semakin hari semakin merasa ketakutan, ia takut menceritakan kepada kedua orang tunya bahwa ia telah berpacaran dengan Deny, tetapi ia juga takut untuk tetap menjalin hubungan secara diam-diam. Kebetulan dua hari lagi adalah ulang tahun Andin yang ke-17, aku menyarankan kepadanya untuk mengatakan semua permasalahannya di saat ia merayakan ulang tahunnya dua hari lagi. Andin setuju dengan saranku, kulihat dia mulai mengumpulkan segenggam keberanian untuk berterus terang pada orang tuanya. Sampai hari ulang tahun itu tiba,

“Kamu sudah siap mengatakannya hari ini?”

“Bantu aku ya! Tadi Deny juga telah memberiku semangat, ia mengatakan bahwa kedua orang tuanya merestui hubungan kita. Sekarang tinggal orang tuaku, jika mereka juga merestui aku akan sangat berbahagia.”

“Aku percaya kamu bisa melakukannya. Semangat!”

Kami begitu terkejut, kedua orang tua Andin menolak merestui hubungan Andin dan Deny bahkan kedua orang tua Andin meminta Andin untuk segera memutuskan hubungan asmara yang masih seumur jagung dengan Deny itu. Andin tampak sangat sedih. Aku mencoba untuk menghiburnya, tetapi ia menolak dan memohon padaku untuk meninggalkannya sendiri. Dari kejauhan, aku melihat Andin menelpon seseorang. Mingkin dia menelpon Deny. Lalu ku langkahkan kakiku meninggalkan tempat itu, ku biarkan Andin menceritakan masalahnya pada Deny, mungkin setelah ini dia akan merasa lebih baik.

Lima menit kemudian kak Shinta, kakak sulung Andin, memanggilku. Katanya Andin memintaku untuk masuk ke kamarnya. Aku masuk ke kamar Andin, dia masih memegang telepon selularnya, kemudian ia menyodorkannya padaku. Aku dimintanya berbicara dengan Deny.

“ Tika, tolong bantu kami, sekarang apakah yang harus kami lakukan untuk membuat kedua orang tua Andin menyetujui hubungan ini. Kami merasa sangat berat, jika hubungan ini harus diakhiri di sini.”

Aku dibuat larut dalam kebingungan kedua sejoli yang menjalin hubungan jarak jauh antara Jogyakarta dan Padang, Long distance, istilah yang berasal dari bahasa orang yang sering kami gunakan untuk menunjukkan eksistensinya. Ternyata Andin telah menceritakan bahwa aku juga dulu mengalami kisah asmara yang relatif serupa dengan hubungan mereka, jadi mereka benar-benar mempercayakan kepadaku untuk menemukan penyelesaian yang terbaik bagi hubungan mereka. Aduh, aku semakin bingung, apa yang harus aku lakukan sekarang. Sampai akhirnya sebuah ide yang mungkin tidak brilliant melintas di benakku, aku meminta mereka untuk tetap menjalin hubungan itu meskipun harus secara diam-diam lagi, aku berjanji akan mencoba berbicara dan menjelaskan hubungan mereka dengan kedua orang tua Andin. Aku berharap setelah aku menjelaskan ulang mereka dapat memahami dan memberikan restunya pada Andin dan Deny, sahabatku. Aku melihat raut muka yang lebih baik terpancar dari wajah Andin, aku merasa kepercayaan mereka begitu besar padaku. Oleh karena itu, aku harus bisa membuat kedua orang tua Andin mengerti. Harus, kataku dalam hati menyemangati diriku sendiri di sela sejumput asa yang mungkin terjadi, sebab aku tahu kedua orang tua Andin adalah pribadi-pribadi yang sulit untuk dicairkan apalagi ditaklukkan.

Keesokan hari setelah pulang sekolah, aku memutuskan untuk mengunjungi rumah Andin, padahal hari ini Andin ada kursus. Ketika aku sampai di depan rumahnya, ayah Andin, Om Syari, keheranan, ia tahu bahwa hari ini Andin ada kursus tetapi aku malah datang ke rumahnya. Ia menyuruhku masuk ke dalam rumah sambil menanyakan maksud kedatanganku ke rumah mereka. Aku mengatakan maksud kedatanganku yaitu untuk menjelaskan pada mereka tentang hubungan Andin dan Deny, tetapi aneh tidak seperti yang ditunjukkan kemarin, ekspresi kedua orang tua Andin tampak sumringah. Mereka memaklumi jika Andin kini telah memiliki seorang kekasih, mereka tahu anak bungsu mereka itu telah beranjak dewasa dan jatuh cinta adalah sesuatu hal yang wajar pada masa-masa itu bahkan mereka bisa menebak dengan sangat tepat semua penjelasan yang akan aku jelaskan pada mereka sebelum aku menayakannya. Kedua orang tua Andin terpaksa berpura-pura tidak merestui sebab mereka ingin menghilangkan sifat manja anak kesayangan mereka agar ketika Andin dikuliahkan di Bandung, ia dapat lebih tegar dan mandiri. Mereka memintaku untuk merahasiakan ini pada Andin, tetapi mereka tidak melarangku untuk mengatakannya pada Deny. Aku kemudian mengabarkan kabar baik itu kepada Deny. Deny begitu gembira mendengarnya, ia mengucapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepadaku dan kepada kedua orang tua Andin. Tiba-tiba, Andin datang dari tempat kursus. Ayah dan ibu Andin kembali berpura-pura memarahiku dan mengusirku pulang dengan sangat keras, mereka tidak mau lagi mendengarkan penjelasanku. Aku tahu ini hanya tipuan mereka, lalu aku putuskan mengikuti setting yang telah dirancang oleh ayah dan ibu Andin. Aku bergegas keluar dan berpapasan dengan Andin di gerbang. Andin menghalangiku dan menanyakan apa yang telah terjadi, aku tidak sanggup berbicara sepatah pun, aku takut ketahuan berbohong. Andin tampak cemas.Kemudian….

“Tika, apa yang kamu lakukan? Cepat selesaikan tugas menulis cerpenmu, kamu selalu saja melamun pada jam pelajaran saya. Kemudian terjemahkan cerpenmu itu ke dalam bahasa Perancis!” Perintah Kak Kasta, tentor bahasa Perancis di tempat kursusku dan Andin yang terkenal galak, sadis, killer, dan sebagainyalah yang pasti dia sangat ditakuti oleh semua siswa kursus ditempat ini.

“ Iya kak!”

Ya begitulah, kami selalu disiksa oleh kak Kasta. Bagaimana kami tidak melamum jika cara mengajarnya membuat kami ketakutan dan membosankan?^_^

Maros, 18 Agustus 2008

Cesilia Lita Kusuma Bella

Sabtu, Januari 10, 2009

Impian


Puisi:
langit mendung menyelimuti bumi
udara dingin menembus kulit
hujan begitu deras membasahi pepohonan di sekitarku
disini aku duduk sendiri merenungkan nasibku kelak

Kadang aku bertanya dapatkah suatu saat 'ku balas jasa pahlawan hidupku?
Akankah 'ku capai cita-citaku...
Anganku melayang...
Andai hidup ini bagai air sungai mengalir tanpa hambatan
akanku wujudkan mimpi indahku...
Shany,Maros-2005